DKPH Sajikan Beragam Budaya Indonesia Sambut Delegasi IMF-WB

banner 160x600

Women faceExecutive Assistant Manager Discovery Kartika Plaza Hotel, Pandu Djojoadisoeprapto

Badung, faktabali.com - Pengamanan di Discovery Kartika Plaza Hotel (DKPH) diperketat. Pasalnya, puluhan tamu dari lima negara delegasi pertemuan IMF-World Bank (WB) menginap di hotel yang berlokasi di Jalan Kartika Plasa, Kuta, Badung tersebut.
 
"Kami siapkan 100 petugas keamanan yang selalu siaga selama 24 jam. Mereka terbagi dalam empat shift. Selain di luar, pengamanan di dalam hotel juga kami perketat. Kita juga siagakan 80 petugas keamanan di Discovery Shopping Mall," ujar Executive Assistant Manager Discovery Kartika Plaza Hotel, Pandu Djojoadisoeprapto, Sabtu (13/10/2018) malam.
 
Pandu menjelaskan, banyaknya tenaga pengamanan yang diterjunkan guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Bukan hanya itu, beberapa alat deteksi benda berbahaya juga dipasang di pintu-pintu masuk dan keluar hotel.
 
"Selain pengamanan, kami juga menyiapkan tenaga medis dan mobil ambulans yang standby 24 jam. Untuk tenaga medis, kita bekerjasama dengan dua rumah sakit yakni Rumah Sakit Siloam dan BIMC," paparnya.
 
Disisi lain, guna menyambut pertemuan IMF-World Bank, Pandu menyebutkan pihahknya menggelar Discover Indonesia Cultural Bazaar, serta mengadakan pameran mengenai budaya Indonesia.
 
"Kegiatan yang akan berlangsung dari 1-15 Oktober ini terdiri dari Mini Art Center, Nusantara Food Stall, dan berbagai hiburan yang menampilkan kebudayaan Indonesia," jelasnya.
 
Tidak hanya itu, DKPH juga menyajikan makan malam khusus dengan menu makanan nusantara di The Pond Restaurant. Menariknya, dalam sajian makan malam juga ditampilkan beragam hiburan tradisional seperti Tari Papua, Tari Cakalele, Tari Bali, Tari Jaipong, dan lain-lain.
 
"Dengan kegiatan ini diharapkan membantu UKM dalam mengembangkan usahanya, terutama UKM yang menggarap kerajinan khas Indonesia. Harapan kami, kegiatan ini mampu mengenalkan kekayaan kebudayaan Indonesia ke kancah mancanegara," pungkasnya.
 
Editor : Ray Wiranata