Rai Wirajaya: Jokowi Kembali Terpilih, Dana Desa Menjadi Rp2 Miliar

banner 160x600

Women faceGung Rai bersama Presiden Jokowi dalam suatu acara. (ist)

Denpasar, faktabali.com - Alokasi dana desa menjadi salah satu kebijakan dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejak tahun 2015 hingga 2018 dana desa yang dikucurkan totalnya mencapai Rp187,65 triliun.
 
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Agung Rai Wirajaya mengatakan, dilihat trend naiknya kucuran dana desa oleh Jokowi sejak 2015 sangat masif, ia optimis kedepan presiden Jokowi mampu menganggarkan dana desa sebesar Rp2 miliar per tahun untuk setiap desa.
 
"Saya optimis Pak Jokowi mampu menganggarkan dana desa sebesar Rp2 miliar per tahun untuk setiap desa karena sejak pertama kali dana desa dikucurkan sejak tahun 2015 realisasinya terus meningkat," tuturnya kepada awak media di Denpasara, Jumat (21/12/2018).
 
Politikus yang akrab disapa Gung Rai ini melanjutkan, tahun 2015 dana desa yang dikucurkan Rp300 juta per desa, pada tahun berikutnya berangsur-angsur naik Rp350 juta, Rp600 juta, dan menjadi Rp1,2 miliar untuk tahun 2019.
 
"Sehingga kami dari PDI Perjuangan sebagai partai pengusung Presiden Jokowi memiliki keyakinan, jikalau nanti terpilih lagi untuk periode yang akan datang maka anggaran dana desa sebesar Rp2 milyar setiap desa pasti tercapai," tegas Gung Rai Wirajaya yang juga Caleg DPR RI nomor urut 4 dapil Bali dari PDI Perjuangan ini.
 
Gung Rai yang sudah 15 tahun di komisi XI ini menerangkan, kalau dihitung total mencapai Rp70 trilyun lebih dari total 70.000 desa dan juga anggaran dana kelurahan Rp3 trilyun rupiah dari 8000 desa kelurahan dengan masing masing kelurahan sebesar Rp300 juta per kelurahan seluruh Indonesia.
 
"Adapun sumber dana desa ini berasal dari pemerintah pusat karena melaksanakan undang undang tentang pemerintahan desa sedangkan dana kelurahan dikeluarkan kebijakannya ini atas usul pemda biar tidak terjadi ketimpangan dengan desa. Untuk sumber dananya berasal dari pemerintah daerah mengajukan berdasar satuan kerja daerah," kata Gung Rai.

Untuk di Bali, dia berharap dana desa dengan peningkatan kegiatan membangun ekonomi melalui Bumdes-bumdes dari desa, khususnya diluar Badung ekonomi pedesaan akan menggeliat dan ini sesuai dengan visi Nawa Cita Jokowi.

"Dengan kepemimpinan pemerintahan Jokowi yang akan datang kita berharap terpilih kembali dan dana desa akan dikucurkan Rp2 milyar setiap desa. Hal tersebut dapat mengurangi pengangguran di Bali, kemiskinan juga akan berkurang bisa jadi nol," kata Gung Rai yang sudah menjadi anggota DPR RI ketiga kali. (*)
 
Editor : Ray Wiranata