Angin Kencang, Api Lahap Gedung V Kantor Pemprov Bali

No comment 109 views


banner 160x600
Women faceApi tampak membara di gedung lantai 3 kantor Pemerintahan Provinsi Bali

Denpasar, faktabali.com - Api yang membakar ruang biro hukum di lantai 2 gedung unit V, kantor Pemerintahan Provinsi Bali, di Jalan Basuki Rahmat nomor 1, Denpasar, meluas hingga ke lantai 3. Dalam sekejap, ruang biro pemerintahan ini ludes di lalap jago merah. 
 
Api tampak membara dan menjalar sangat cepat lantaran angin yang ada di seputaran Renon, Denpasar, bertiup sangat kencang. Tidak kurang dari tujuh unit mobil pemadam kebakaran berusaha secepat mungkin memadamkan api. 
 
Dua mobil Water Cannon milik Brimob Polda Bali juga tampak membantu proses pemadaman. Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Utomo, serta Dandim 1611/Badung Letkol Inf Handoko Yudho Wibowo, juga berada di lokasi kejadian. 
 
Belum diketahui berapa kerugian Pemprov Bali akibat kebakaran yang di duga berasal dari konsleting listrik tersebut. Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra saat ditemui di lokasi mengatakan, pihaknya belum mengetahui dan belum berani berspekulasi penyebab kebakaran. 
 
Kepala BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Arimbawa menerangkan, melihat besarnya kobaran api, pihaknya menduga api pertama kali muncul dari lantai 3. 
 
"Perkiraan kami api pertama kali muncul di lantai 3. Namun untuk penyebab awal kebakaran, kami belum mengetahui karena masih terfokus untuk pemadaman," jelasnya.
 
Selain angin kencang, kendala lain yang dialami petugas sebut Arimbawa yakni tingginya gedung yang terbakar. Ditambahkan, situasi di jalan yang padat karena bersamaan dengan jam masyarakat pulang kerja juga sedikit menghambat perjalanan mobil pemadam menuju lokasi.
 
"Sekarang sudah jam 19:00 Wita, artinya sudah satu setengah jam kami memadamkan api. Kami mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakaran, dan BPBD Badung menurunkan 3 unit. Nanti kalau sudah padam, proses selanjutnya adalah pendinginan," terang Arimbawa.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata