Cerita Pedagang Kopi dan Tukang Potong Kayu dalam TMMD Ke 103 Kodim Karangasem

banner 160x600

Women faceSalah satu personel TNI saat belanja di warung Luh Sriani. (ist)

Karangasem, faktabali.com - Pelaksanaan Program TMMD ke 103 Kodim 1626/Karangasem yang berlangsung di Dusun Guminten, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem membawa berkah tersendiri bagi warga setempat.
 
Selama TMMD, warga membuka warung dadakan yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kegiatan. Salah satu pedagang bernama Luh Sriani mengatakan, dirinya mengaku senang karena banyak personel TNI yang terlibat dalam TMMD belanja di warungnya.
 
"Lumayan pak, tyang maan medagang iriki (lumayan juga pak, saya dapat jualan disini)," ucapnya kepada Pasiter Kodim 1623/Karangasem Kapten Cpl I Gusti Made Darsana yang sehari-hari memonitor pelaksanaan TMMD, Kamis (1/11/2018).

Dirinya menuturkan, warung dadakan tersebut dibuat saat mulai dibangunnya jalan  sepanjang 3.000 meter di Desa Guminten melalui Program TMMD Ke 103 Kodim 1623/Karangasem. Ternyata apa yang dilakukan mendapat respon dari personel TNI dengan berbelanja kopi dan jajan ringan lainnya.

Wanita paruh baya yang memiliki satu anak ini juga menuturkan, sejak suaminya meninggal dunia karena sakit sekitar dua setengah tahun lalu, saat ini dirinya menjadi tumpuan keluarga. Dengan kehadiran Program TMMD Ke 103 di dusunnya, secara tidak langsung memberi rejeki baginya.
 
Hal yang sama dirasakan I Ketut Sudira. Pria paruh baya yang dalam kesehariannya bekerja sebagai tenaga potong kayu ini mengaku pelaksanaan TMMD di Dusun Guminten juga membawa rejeki. Biasanya dia tidak setiap hari mendapat borongan kerja memotong kayu.
 
Tetapi dengan adanya kegiatan TMMD, dirinya mendapat kontrak dari Kepala Desa Sidemen untuk mengerjakan pemotongan kayu yang sudah ditumbangkan pada lokasi pembukaan jalan sepanjang 3000 meter tersebut.
 
"Tyang merasa senang bekerja bersama bapak-bapak TNI," ucap pria yang memiliki 5 orang anak ini dengan polos.
 
Namun karena program TMMD ke 103 Kodim 1623/Karangasem akan berakhir, baik Ketut Sudira maupun Luh Sriani berharap jalinan persaudaraan antara masyarakat dan TNI tidak berakhir pada pelaksanaan Program TMMD ke 103.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata