Daerah Lain Panas, Polda Bali Harap Situasi di Bali Jelang Pemilu 2019 Tetap Damai

banner 160x600

Women facePolda Bali saat silaturahmi dengan Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Bali I Putu Gde Djaja beserta jajaran Partai Berkarya

 
Denpasar, faktabali.com - Memasuki masa kampanye situasi politik di tanah air mulai memanas. Banyak isu-isu sengaja dihembuskan bahkan digoreng oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
 
"Misalnya saja soal kegiatan yang dikemas dalam Reuni Aksi 212. Kegiatan tersebut sekarang ini bukan murni membela islam, tapi sudah ditunggangi kepentingan politik," kata Wadir Intelkam Polda Bali AKBP Dwi Wahyudi saat silaturahmi dengan Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Bali I Putu Gde Djaja, Rabu (21/11/2018) di Denpasar.
 
Sebagai daerah tujuan pariwisata, Bali sangat membutuhkan suasana damai. Sehingga, meski daerah lain situasi sudah mulai memanas, Wadir berharap suasana di Bali tetap aman dan damai.
 
"Biarkan itu terjadi di luar sana dan Bali jangan terpengaruh. Kita santai-santai saja yang penting tujuan politik tercapai, kesejukan dan kedamaian di Bali tetap terjaga. Karena kalau Bali tidak damai dan tidak sejuk, tidak ada wisatawan mau datang. Kalau tidak ada wisatawan, kita-kita juga nanti yang pusing," jelas Wadir.
 
Silaturahmi yang diinisiasi Dit Intelkam Polda Bali dengan ketua parpol di Bali bukan kali ini saja berlangsung. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk.
 
Ketua DPW Partai Berkarya Bali I Putu Gde Djaja mengucapkan terima kasih kepada kepolisian khususnya Polda Bali untuk menyamakan persepsi pada Pemilu 2019.
 
Pengusaha gaek yang juga pernah menahkodai PKPB Bali ini menambahkan, Pemilu 2019 rawan konflik lantaran ada dua hajatan besar yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) berlangsung serentak dan bersamaan.

"Pilpres dan Pileg bersamaan sangat rawan. Tetapi kami lebih fokus pada Pileg, kami tidak akan mendapatkan multiplayer efek dari kegiatan ini. Saya juga memastikan jika seluruh kader Partai Berkarya tak akan melanggar aturan yang telah ditentukan," ucapnya.
 
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Penasehat DPW Partai Berkarya Bali Brigjen Pol (Purn) Dewa Bagus Made Suharya menambahkan, dirinya meminta kepada aparat kepolisian untuk mengamankan Pemilu 2019 agar berlangsung dengan damai.
 
"Kami tidak akan melanggar aturan yang telah KPU sampaikan dan berharap mampu bertarung dengan kedamaian. Pada kesempatan ini kami mohon kepada pihak kepolisian bagaimana supaya pelaksanaan pemilihan berjalan sesuai dengan ketentuan," kata Suharya.
 
Editor : Ray Wiranata