Digrebek Usai Ambil 1 Kilogram Sabu, Bandar Narkoba Tabrak Motor Petugas BNN



banner 160x600
Women face

Denpasar, faktabali.com - Sehari pasca penyergapan yang menegangkan, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali mengungkapkan kronologi penangkapan terhadap bandar narkoba bernama Made Sinar Putra (40).
 
Kabid Brantas BNNP Bali AKBP Ketut Arta menerangkan, tersangka MSP merupakan bandar narkotika dengan jaringan Palembang, Aceh dan Madiun. 
 
Pihaknya kemudian melakukan pengawasan setelah mendapat informasi bahwa tersangka akan menerima kiriman Sabu sebanyak 1 kilogram dari luar Bali yang di bawa oleh seorang kurir dengan menggunakan kendaraan pribadi.
 
"Selama dua minggu sebelum penangkapan aktifitasnya terus kita awasi. Tim kita bagi tiga. Ada yang mengawasi tersangka saat mengambil tempelan, ada yang mengikuti dari belakang, dan yang lain berada di rumah tersangka," terangnya, Jum'at (29/9/2017).

Kamis (28/9/2017) sekitar pukul 10.00 Wita, tersangka keluar rumah untuk mengambil Sabu yang di kirim oleh seorang kurir berinisial CH di Jalan Nusa Indah, Denpasar Timur. 
 
Sekitar pukul 15.00 Wita, tersangka kembali kerumahnya di Jalan Batukaru gang Padang, Pemecutan, Denpasar Barat setelah mengambil tempelan Sabu dengan menggunakan Honda HR-V nomor polisi DK 773 CA warna putih miliknya.
 
"Begitu turun dari mobil dan mau membuka pintu pagar, anggota langsung mendekat untuk menangkap tersangka. Namun dia kembali masuk ke dalam mobil dan langsung kabur," beber Kabid.
 
Melihat tersangka kabur, petugas BNNP Bali melakukan pengejaran dengan menggunakan sepeda motor. Aksi kejar-kejaran terjadi. Bahkan, residivis dalam kasus yang sama ini nekat menabrak sepeda motor petugas BNN hingga terbakar dan terseret kurang lebih sekitar 2 kilometer.
 
"Petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan tapi tak di gubris oleh tersangka. Mobil tersangka akhirnya terhenti setelah terbakar di bagian depan," terang Kabid.
 
Dalam keadaan terjepit, tersangka berusaha membuang barang dengan melempar plastik berisi Sabu ke depan mobil yang terbakar. "Petugas akhirnya berhasil mengamankan sebagian barang bukti Sabu. Setelah di timbang beratnya mencapai 92,82 gram," kata Kabid Brantas.
 
Belum diketahui secara pasti sudah berapa kali tersangka mendapat kiriman Sabu. Saat di periksa petugas, tersangka lebih memilih bungkam dan tidak mau bicara banyak.
 
"Masih belum mau bicara dan memilih bungkam. Namun jika melihat bb yang kita amankan, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana seumur hidup," pungkas Kabid Brantas.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata