Duel Maut, Made Rai Tewas Ditangan Nyoman Suama

No comment 322 views
banner 160x600

Women facejasad korban sebelum di bawa ke Rumah Sakit. (ist)

Badung, faktabali.com - Peristiwa perkelahian terjadi di sebuah rumah kost di daerah Banjar Kang kang, Pererenan, Kuta Utara, Sabtu (10/2/2018) sekitar pukul 12.05 Wita. 
 
Duel maut satu lawan satu tersebut mengakibatkan I Made Rai Sina (40), tewas dengan kondisi tubuh penuh luka akibat senjata tajam, sementara lawannya, I Nyoman Suama alias Pak Lik (34) hanya mengalami luka ringan.
 
Informasi yang diperoleh, antara korban dan tersangka sebelumnya sudah pernah terlibat pertikaian. Kabarnya, sekitar sebulan yang lalu keduanya mengikuti judi sabung ayam di Pura Dalem Desa Munggu, Mengwi, Badung. 
 
Ketika kalah bertaruh, tiba-tiba korban tidak mau membayar dengan alasan uangnya sudah habis sehingga terjadi keributan antara tersangka dengan korban. Namun peristiwa tersebut dapat dilerai oleh para bebotoh yang ada saat itu.

Selang seminggu kemudian, tersangka dan korban kembali bertemu untuk mengikuti judi sabung ayam. Menurut tersangka, ia lalu 
disenggol dari belakang oleh korban. Tidak hanya itu, korban juga menantang berkelahi. Masalah itu dapat diredam oleh teman-teman ke dua belah pihak.
 
Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta saat dikonfirmasi menerangkan, berdasarkan keterangan awal, pelaku dan korban telah saling mengenal dan dalam satu bulan terakhir antara pelaku dan korban memiliki masalah.
 
"Saat itu pelaku sedang tidur di rumah kontrakannya. Tiba-tiba ia mengaku mendengar ada orang datang menggedor pintu kamarnya. Saat di intip melalui jendela, tersangka melihat korban berdiri di depan pintu sambil menantang untuk berkelahi," kata Kapolres.
 
Mendengar ada yang menantang berkelahi, tersangka kemudian membuka pintu dan berdiri di depan pintu. Adu mulut tak terelakan dan keduanya sama-sama sepakat untuk berkelahi. 
 
"Saat itu korban berbalik dan menuju sepeda motornya yang di parkir di luar pagar. Sedangkan tersangka masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil senjata tajam berupa sebilah pedang," lanjut AKBP Yudith.
 
Tersangka yang sudah membawa pedang kemudian mendatangi korban. Cek cok mulut kembali terjadi. Tanpa berfikir panjang, tersangka yang sudah kalap laangsung menebas korban secara membabibuta hingga korban jatuh tersungkur bersimbah darah dan tewas seketika.
 
"Tersangka lalu pergi berobat ke Rumah Sakit Katholik Abianbase karena mengalami luka terbuka pada kelingking kiri dan kanan, serta jari telunjuk patah. Sedangkan korban yang tewas di lokasi kejadian jasadnya di bawa ke RSUD Kapal," tukas Kapolres.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata