Gondol Handphone Penghuni Kos, Pencuri Kambuhan Ditembak Resmob Polresta Denpasar

banner 160x600

Women faceAnggota Resmob Polresta Denpasar giring dua pelaku pencurian di dalam kamar kos

Denpasar, faktabali.com - Dua orang pelaku pencurian di sebuah kamar kos di Jalan Maluku III/8, Denpasar Barat bernama Christoni Kaledi Bonung alias Toni (22) dan Marten Saingu Poti alias Aten (19) ditembak petugas kepolisian lantaran melawan saat hendak diamankan.
 
"Salah satu pelaku bernama Christoni Kaledi Bonung merupakan residivis dalam kasus yang sama. Keduanya kita beri tindakan tegas dengan menembak betis kakinya karena melawan saat ditangkap," ungkap Wakapolresta Denpasar AKBP I Nyoman Artana ketika ekspose kasus pencurian, Senin (11/2/2019) di Mapolresta Denpasar.
 
Sebelum beraksi, kedua pelaku terlebih dulu melakukan survei lokasi. Setelah menemukan sasaran, Kamis (24/1/2019) sekitar pukul 02.45 Wita, keduanya kemudian menuju sebuah rumah kos di Jalan Maluku dengan mengendarai sepeda motor milik pelaku Toni yang sehari-hari bekerja sebagai sekuriti di Denpasar.
 
Malam itu kedua pelaku mencuri di dua kamar kos yang tempatnya bersebelahan. Di kamar kos nomor 1, pelaku Toni mengambil 2 buah handphone dan uang tunai Rp500 ribu milik korban bernama Yonathan Ndapa Konda Mehan (26) asal Sumba Barat. Kemudian Toni kembali masuk ke kamar nomor 2 dan mengambil sebuah laptop dan sebuah handphone
 
"Saat Toni beraksi, Aten menunggu di pinggir jalan sambil mengawasi situasi di seputaran kos. Setelah memperoleh barang, para pelaku lalu menuju kos Aten di jalan Gatot Subroto II, Denpasar," beber Wakapolresta.
 
Polisi yang menerima laporan dari korban bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kurang lebih dua pekan, petugas memperoleh informasi tempat tinggal kedua pelaku. Salah satu pelaku bernama Toni akhirnya dibekuk Tim Resmob Polresta Denpasar saat tengah tidur di kamar kosnya di Jalan Pulau Adi VI No. 12 X, Denpasar Barat, Minggu (10/2/2019) sekitar pukul 02.00 Wita. Tak lama kemudian, Aten turut diamankan di kamar kosnya.
 
"Dari pengakuan Toni, barang-barang yang dicuri telah seharga Rp1,5 juta. Sebelumnya, pelaku Toni juga melakukan aksi pencurian di sebuah kamar kos di daerah Taman Mumbul Jimbaran. Pelaku Toni yang mengaku beraksi sendirian berhasil mengambil sebuah camera Go Pro dan sebuah handphone merk Samsung J1 Ace warna hitam," kata Wakapolresta.
 
Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebuah handphone merk VIVO Y7, sebuah handphone merk VIVO Y8, uang tunai Rp400 ribu serta sepeda motor yang digunakan saat beraksi. "Para pelaku kita jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun," jelas AKBP Nyoman Artana.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata