JCI Badung Deklarasi Kedas-kedas Badung Kurangi Sampah Plastik

banner 160x600

Women faceJCI Badung bersama beberapa elemen masyarakat lainnya di Kabupaten Badung mendeklarasikan "Kedas-Kedas Badung". (ist) 

Badung, faktabali.com - JCI Badung bersama beberapa elemen masyarakat lainnya di Kabupaten Badung mendeklarasikan "Kedas-Kedas Badung" menuju Suistainable Development Goals atau pembangunan berkelanjutan. Deklarasi ini untuk mendukung Peraturan Bupati Badung no 47 dan 48 tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan plastik dan penanganan sampah.
 
"Kami sangat konsen dengan kebersihan dan lingkungan hidup, jadi kami ingin berpartisipasi mendukung dua Perbup Badung tersebut," jelas Ni Luh Kadek Suastiari, Vice President JCI Badung saat deklarasi di Wantilan Jaba Pura Pura Dalem Gede Blahkiuh, Abiansemal, Badung, Minggu (3/2/2019).
 
Deklarasi bertajuk "Kedas Kedas Badung, Cleaning Blitz and Diet Plastic Bags", disaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Putu Eka Merthawan, Anggota DPD RI Anak Agung Ngurah Oka Ratnadi, anggota DPR RI I Gusti Agung Putri Astrid, anggota DPRD Bali Drs I Nyoman Laka, Local President 2019 JCI Badung David Susandi serta ratusan tokoh masyarakat dan generasi milenial di Badung Utara.
 
Dua Perbup itu masing-masing, Peraturan Bupati Badung No. 48 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Reduce, Reuse dan Recycle Melalui Bank Sampah, dan Perbup No. 47 tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.
 
Sutiari yang juga Project Director Cleaning Beach Blitz (CBB) ini mengungkapkan, pencananagan aksi ini bagian dari upaya mendukung pengelolaan sampah dan pengurangan sebagaimana diatur dalam dua Perbup di Kabupaten Badung. Termasuk didalamnya merubah mindset atau pola pikir masyarakat melalui sosialisasi dengan gerakan ini.
 
"Jadi Kedas-kedas Badung tidak hanya masalah bersih-bersih namun juga mensosialisasikan tentang penanganan sampah termasuk pengurangan penggunaaan tas plastik. Kami ingin mencolek masyarakat untuk bisa mendukung, mensukseskan dua Peraturan Bupati Badung ini," cetus perempuan asal Desa Blahkiuh Abiansemal yang akrab disapa Dek Edu ini.
 
Melalui kegiatan ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan masing-masing dengan mengurangi penggunaan kantong plastik. Aksi tersebut akan berlanjut ke Badung Selatan.
 
"Kegiatan Kedas-kedas di Kabupaten Badung diharapkan bisa berlaku untuk setiap anggota JCI Badung yang dilakukan secara pribadi-pribadi anggota di lingkungan tempat tinggal maupun sekitar tempat kerja," kata Kadek Edu yang juga pengusaha ini.
 
Anggota DPD RI Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi mengingatkan semua pihak untuk peduli lingkungan karena permasalahan sampah bisa mengancam pariwisata di Bali. Menurutnya Kabupaten Badung sebagai destinasi ternama di Bali, sejak lama memiliki persoalan serius dalam hal penanganan sampah khususnya plastik.
 
"Sampah plastik sangat berbahaya bagi parwisata Badung, sehingga ini harus mendapat perhatian serius semua pihak. Sampah plastik banyak ditemukan di mana-mana termasuk di hotel-hotel di Badung dan daerah lainnya di Pura Seribu Pura ini. Jika kondisi ini terus berlangsung, makin banyak tumpukan sampah, lantas kemana lagi hotel-hotel itu akan membuang sampah," kata tokoh Puri Satria ini.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata