Kangen Pacar, Tahanan BNNP Bali Kabur Dari Rutan

No comment 109 views
banner 160x600

Women faceDwi Nova Dian Kusuma, tahanan yang sempat kabur dari Rutan BNNP Bali. (ist)

Denpasar, faktabali.com - Kurang dari 24 jam setelah kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Dwi Nova Dian Kusuma (29), tersangka dalam kasus kepemilikan 33 paket Sabu seberat 21,89 gram brutto dan 9 butir ekstasi berhasil dibekuk Tim Berantas BNNP Bali.
 
Kabid Berantas BNNP Bali AKBP Ketut Arta saat dikonfirmasi, Senin (23/7/2018) membenarkan jika Dwi Nova telah ditangkap di depan Grahadi Karaoke Jalan By Pass Ngurah Rai Kuta saat menunggu pacarnya pulang kerja.

"Saat kita tangkap tersangka sempat berusaha melawan, tapi berkat kesiapan anggota, tersangka akhirnya menyerah. Saat ini tersangka sudah langsung kita tempatkan di sel isolasi," ucap Ketut Arta.
 
Bukan kali ini saja Dwi Nova berbuat ulah. Sebelumnya tersangka pernah kabur saat dibawa berobat ke dokter lantaran menderita sakit ambaien.

Kabid Berantas menerangkan, Dwi Nova kabur dari sel tahanan BNNP Bali yang berada di Jalan Kamboja Denpasar, Minggu (22/7/2018) sekitar pukul 10:00 Wita setelah memperdayai seorang satpam BNNP Bali.

"Awalnya dia minta dibuatkan mie rebus kepada satpam yang saat itu sedang jaga. Satpam tanpa curiga menuruti permintaan pelaku. Setelah jadi, mie tersebut diantar ke sel pelaku. Karena mangkuk tidak bisa masuk dikarenakan jeruji sel kecil, maka dibukalah pintu sel oleh satpam. Saat pintu dibuka, pelaku mendorong satpam hingga jatuh terjungkal. Kesempatan itu lalu digunakan pelaku melarikan diri melalui pagar samping kantor," jelas AKBP Arta.

Karena hari Minggu dan semua staf libur, satpam tadi berteriak memanggil satpam lainnya yang tengah berada di pos depan. Meski keduanya berusaha mengejar, pelaku berhasil melarikan diri. Peristiwa tahanan kabur langsung didengar Kepala BNNP Bali yang kemudian memerintahkan untuk melakukan pengejaran.

"Dari hasil pemeriksaan, setelah kabur tersangka menuju jalan Bedahulu, dekat rumahnya. Disana dia bertemu dengan temannya dan lalu meminjam sepeda motor. Sepeda motor tersebut rencananya mau digunakan untuk menengok pacarnya yang bekerja di hotel di daerah Nusa Dua. Namun karena pacarnya malam baru pulang, dia sempat berkeliling dan akhirnya kami tangkap di depan Grahadi Karaoke," terang Kabid.

Masih menurut Ketut Arta, selama berada di Rutan perilaku Dwi Nova berbeda dengan tahanan yang lain. Tersangka yang sebentar lagi kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan tampak tertekan dan kerap menyendiri.

"Dia itu inginnya pacarnya juga ikut di penjara. Dari ceritanya, pacarnya dulu pernah pemakai narkoba, kalau kita selama tidak ada bukti tidak berani menangkap orang. Itu yang membuat dia stres dan kabur," bebernya.

Untuk mencegah kejadian tahanan kembali kabur, seluruh staf maupun satpam diperintahkan untuk tidak melayani para tahanan apapun alasannya. Makanan juga cukup dari jatah yang sudah dijadwalkan. "Satpam belum kita mintai keterangan. Tapi kita langsung perintahkan untuk tidak melayani jika mereka minta sesuatu yang di luar prosedur," kata AKBP Ketut Arta.

Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata