Kejahatan Skimming Kerap Terjadi, Gung Rai Minta Masyarakat Waspada

banner 160x600

Women faceGung Rai Wirajaya dalam suatu kegiatan bersama Bupati Badung Giri Prasta. (ist)

Denpasar, faktabali.com - Pulau Bali bisa disebut telah dijadikan sarang bagi para pelaku kejahatan dunia maya (Cyber Crime). Dari beberapa kasus yang berhasil diungkap Polda Bali, Cyber Crime rata-rata dilakukan oleh warga negara asing.
 
Salah satu contoh beberapa waktu lalu Polda Bali kembali membongkar kasus Cyber Crime berupa pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal (Skimming) dengan pelaku warga negara asing (WNA) asal Bulgaria.
 
Mencermati persoalan Skimming yang marak terjadi, Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan, I Gusti Agung Rai Wirajaya turut bicara.
 
Menurutnya, kemajuan teknologi telah dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk melakukan hal-hal negatif. Jika hal tersebut tidak ditangani dengan baik, lambat laun akan merusak citra Bali sebagai daerah wisata.
 
"Kejahatan skimming tentunya membuat cemas banyak orang. Musababnya, duit masyarakat yang tersimpan di rekening tiba-tiba raib tanpa diketahui siapa yang mengambil," tutur Gung Rai Wirajaya di Denpasar, Sabtu (5/1/2018).
 
Gung Rai Wirajaya menuturkan, modus yang dilakukan pelaku kejahatan ini yakni menempatkan sebuah alat yang dinamakan skimmer di tempat memasukkan kartu ATM. Setelah menaruh skimmer, pelaku kemudian menanti nasabah yang bertransaksi di ATM tersebut.

Selanjutnya, pelaku kembali lagi ke ATM yang telah dipasangi skimmer untuk mengambil data nasabah dan disalin dengan menggunakan kartu magnetik yang telah disiapkan. Dari kartu tersebut kemudian para pelaku akan menguras dana masyarakat.
 
Agar terhindar dari kejahatan Skimming, Caleg DPR RI nomor urut 4 dapil Bali dari PDI Perjuangan ini menyarakan masyarakat agar tidak buru-buru meninggalkan mesin ATM setelah selesai transaksi.
 
"Cek kembali saldo, periksa kondisi ATM dan secara berkala mengganti PIN ATM. Jangan sering-sering ke ATM kalau tidak perlu. Dan yang lebih penting lagi tingkatkan kewaspadaan. Saya juga mengingatkan kepada tim cyber dan perbankan untuk intens melakukan kordinasi. Tujuannya untuk mengantisipasi kejahatan skimming terulang kembali," pesan Gung Rai.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata