Pastikan Penyebab Kecelakaan, Dit Lantas Polda Bali Terjunkan TAA ke Lokasi Kejadian



banner 160x600
Women faceTeam Accident Analysis Dit Lantas Polda Bali saat cek TKP laka lantas. (Foto humas Polda Bali)

Denpasar, faktabali.com - Pasca peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Siligita, Nusa Dua, Kuta Selatan, Kamis (19/10/2017) pukul 21.15 Wita, yang menewaskan dua pengendara sepeda motor bernama Agus Prayoga (18) dan Sugeng Nugroho (54), Direktorat Lalu Lintas Polda Bali menerjunkan TAA (Team Accident Analysis) untuk mengecek TKP.
 
Informasi yang di peroleh, TAA bersama penyidik dari Unit Sat Lantas Polresta Denpasar turun langsung ke TKP untuk memastikan penyebab tabrakan. Selanjutnya, hasil pemeriksaan akan diserahkan kepada penyidik yang menangani kasus ini.
 
Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Bali AKBP Andy Prihastomo mengatakan, pemeriksaan difokuskan pada penyebab-penyebab Lakalantas, seperti kelayakan dan kondisi mesin kendaraan. Selain itu, situasi penerangan dan kondisi jalan juga turut diperiksa oleh tim gabungan.
 
"Ya, giat kita hari ini sehubungan dengan adanya kecelakaan. Kita turunkan alat-alat TAA untuk menganalisis penyebab kecelakaan. Sekarang masih dalam proses, masih kita cek TKP-nya," terangnya, Sabtu (21/10/2017).
 
Berdasarkan kronologis kejadian, Andy Prihastomo menjelaskan, sebelum peristiwa kecelakaan terjadi, pengendara sepeda motor DK 2683 CI yang dikendarai Agus Prayoga datang dari selatan menuju ke utara dengan kecepatan tinggi. 
 
Pada saat yang bersamaan, datang sepeda motor B 6374 TPO yang dikendarai Sugeng Nugroho (54) yang langsung memotong jalan menuju ke timur. Tabrakan tak terhindarkan dan kedua pengendara motor langsung terpental dan jatuh di aspal. 
 
"Agus Prayoga mengalami cidera kepala berat dan langgsung meninggal di tempat. Sedangkan Sugeng Nugroho meninggal saat dirawat di rumah sakit. Dia mengalami cidera kepala berat, dan luka robek pada kaki kanan," jelasnya.
 
Di tempat terpisah, Dirlantas Polda Bali Kombes Pol Anak Agung Made Sudana mengatakan, proses penyidikan kecelakaan lalu lintas yang benar harus dimulai dari TKP untuk mendapatkan data yang benar dan akurat. 
 
"Implementasi Traffic Accident Analysis digunakan untuk mengetahui keakuratan penyebab kecelakaan dari berbagai aspek, seperti manusia, kendaraan, jalan atau lingkungan. Dengan demikian Satuan Lalu Lintas akan mampu merekonstruksi kasus-kasus kecelakaan yang membawa banyak korban, baik untuk kepentingan projustisia maupun pengkajian atau penelitian guna pengambilan keputusan yang akurat dalam rangka pencegahan atau menanggulangi kecelakaan," jelasnya.
 
Editor : Ray Wiranata