Resmob Polresta Denpasar Bekuk Pelaku Sayat Kaki Bocah SD

banner 160x600

Women facePelaku sayat kaki bocah SD kenakan baju tahanan Polresta Denpasar

Denpasar, faktabali.com - Seorang pria bernama I Gusti Made Susila alias Gung De (33) tega mengianaya anak perempuan berusia di bawah umur berinisial PD (12). Akibatnya, siswa kelas 6 SD ini mengalami luka sayat di kedua betis kakinya.
 
"Tersangka menganiaya korban menggunakan pisau cutter. Peristiwa tersebut dilakukan tersangka saat korban pulang dari sekolah," terang Waka Polresta Denpasar AKBP Nyoman Artana kepada awak media di Mapolresta Denpasar, Rabu (5/12/2018).
 
Waka Polresta menjelaskan, pelaku dan korban saling kenal lantaran pelaku merupakan teman dari saudara korban. Pria beranak satu ini kemudian intensif berkomunikasi dengan korban melalui Facebook.
 
Bahkan, pelaku yang sehari-hari bekerja di sebuah toko roti ini lalu mengutarakan cintanya. Jengkel dengan ulah pelaku, korban kemudian memblokir dan memutus pertemanan di Facebook dengan pelaku.
 
"Disanalah niat jahat tersangka muncul. Melihat korban pulang sekolah dengan jalan kaki, ia membuntutinya dari belakang. Ketika sampai di sebuah gang tidak jauh rumah korban, tersangka menyayat kaki korban dan langsung kabur dengan sepeda motor," beber AKBP Artana.
 
Usai mendapat laporan kasus penganiayan, Senin (3/12/2018) sekitar pukul 13:00 Wita ini, tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar yang dipimpin Kanit Resmob Made Putra Yudistira melakukan penyelidikan.
 
Sehari kemudian, tersangka berhasil dibekuk di tempat kerjanya di Jalan Majapahit Kuta, Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 15:30 Wita. Kepada polisi, tersangka mengaku nekat menganiaya korban lantaran kecewa nomor WhatsApp dan Facebooknya diblokir oleh korban.
 
"Tersangka juga mengaku kecewa karena saat ia mendatangi rumah korban, korban bersikap cuek dan tidak menghiraukannya," jelas Waka Polresta.
 
Selain menangkap tersangka, polisi turut mengamankan sebuah cutter yang digunakan pelaku menyayat kaki korban. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 76 C Jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata