Sukaja Ramaikan Bursa Caleg Provinsi Dapil Tabanan

No comment 88 views
banner 160x600

Women face

Tabanan, faktabali.com - Nama Sukaja kembali muncul dalam percaturan politik Tabanan. Kali ini Sukaja terdaftar sebagai Caleg DPRD Provinsi Bali nomor urut 1 dapil Tabanan dari Partai NasDem.

Baca Juga: Keroyok Warga Hingga Babak Belur, Tiga Pemuda Mabuk Digelandang ke Kantor Polisi
Baca Juga: Harapan Kerja di RS Bali Mandara Kandas, Uang 175 Juta Milik Luh Putri Turut Amblas 


Kembalinya Sukaja dalam kontestasi politik makin meramaikan persaingan memperebutkan kursi DPRD Provinsi dapil Tabanan. Maklum, politisi kawakan yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Tabanan periode 2004-2009 ini dikenal secara luas. 


Saat dihubungi awak media ini, Selasa (29/1/2019) Sukaja menuturkan masuk sebagai kader NasDem sejak Agustus 2018, setelah dirinya gagal menjadi Ketua DPC Partai Golkar Tabanan. 

"Komunikasi awal dengan Partai Golkar, tapi dalam perjalanan karena satu dan lain hal semuanya menjadi kacau. Jadilah saya gabung NasDem", ujarnya.


Lebih lanjut Sukaja menjelaskan setelah gabung NasDem muncul dorongan dari keluarga dan para sahabat agar dirinya kembali terjun dalam pemilu 2019 ini. Dorongan ini menurutnya kembali menggairahkan dirinya setelah sempat vakum sementara waktu dari hiruk pikuk politik.

"Ada dukungan masyarakat dan ada juga niat dari dalam diri saya untuk kembali berkiprah dalam dunia yang pernah membesarkan saya, tapi karena terganjal aturan KPU, jadi semua rencana tersebut dirubah", tegasnya.


Meskipun dirinya batal maju dalam pemilu 2019, bukan berarti Sukaja berdiam diri. Untuk melanjutkan aspirasi masyarakat, Sukaja merekomendasikan putranya Dodok Samdana Sukaja. 


Masih menurut Sukaja, penunjukan putranya mewakili aspirasi masyarakat bukan merupakan putusan dirinya sendiri, tapi sudah dirembugkan dengan keluarga, sahabat dan masyarakat yang menitipkan aspirasinya. 


Sementara itu, secara terpisah Dodok Samdana Sukaja menyatakan menyambut antusias kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. Anak muda murah senyum yang tercatat pernah aktif dalam organisasi internal salah satu perguruan tinggi negeri di Bali ini menyebutkan akan bekerja maksimal bersama masyarakat.

"Modal awal yang saya miliki ini ya kepercayaan masyarakat. Selanjutnya tinggal bagaimana kita bisa membangun sinergi", ujarnya.


Saat ditanya kiat untuk bisa meraih simpati masyarakat secara luas, Dodok demikian sapaannya, menyatakan dirinya mengaruhi proses ini secara alamiah dengan membangun komunikasi secara luas dengan seluruh lapisan masyarakat sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat. 

"Ya mengalir saja. Tidak ada ritual khusus, dijalani seperti biasa saja seperti dalam kehidupan sehari-hari sambil memberikan pencerahan politik pada masyarakat", tutupnya.

 

Reporter : Yulius ND

Editor     : Ray Wiranata