Video Porno Diduga Libatkan Pelajar Jembrana, Gus Eka: Mereka Korban Sistem Pendidikan

banner 160x600

Women faceTokoh muda asal Jembrana, I G.N Bagus Eka Subagiartha

Denpasar, faktabali.com - Masyarakat dibuat geger dengan beredarnya video porno yang diduga diperankan oleh dua orang pelajar sebuah SMK di Kabupaten Jembrana. Video tersebut kemudian menjadi viral dan dianggap sebagai peristiwa memalukan di dunia pendidikan.
 
Melihat hal itu, salah satu tokoh muda asal Jembrana, I G.N Bagus Eka Subagiartha angkat bicara dan meminta kepada masyarakat agar berhenti menyudutkan dan membully keduanya.
 
"Mereka ini juga korban yang juga harus kita berikan ruang untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan. Jangan terus dijadikan bulan-bulanan. Kenapa saya katakan demikian, karena mereka merupakan korban sistem pendidikan yang ada," ucapnya saat ditemui di Denpasar, Jum'at (7/9/2018).
 
Menurutnya, pola pendidikan saat ini lebih mengarah ke pragmatis, dimana siswa hanya dituntut untuk berprestasi. "Mereka harus menjadi nomor satu, harus menjadi nomor dua. Sedangkan di sisi lain, para siswa juga butuh bahagia saat belajar, tidak tertekan, tidak beban," ucapnya.
 
Selain itu, kurangnya perhatian keluarga juga dikatakan menjadi faktor kaum pelajar semakin berani melakukan hal negatif. Ia melihat ada yang hilang dari apa yang pernah diajarkan para orang tua jaman dulu saat mendampingi tumbuh kembang anak-anak.
 
"Kalau sekarang para orang tua lebih sibuk dengan pekerjaan, sibuk dengan segala urusan yang pada akhirnya, secara lambat laun rasa perhatian kepada anak-anak menjadi berkurang. Apalagi sekarang jaman teknologi. Kalau kita lalai dalam melakukan kontrol, anak-anak kita akan mudah terjerumus untuk melakukan hal negatif," kata pria yang akrab disapa Gus Eka tersebut.
 
Gus Eka yang juga Bendahara DPW Partai NasDem Bali ini menambahkan, pemerintah kabupaten Jembrana tidak boleh tutup mata dan lebih memilih menyalahkan masyarakat atas peristiwa yang terjadi secara berulang.
 
"Saya tidak bermaksud menyudutkan, tetapi sebagai pemangku kebijakan, pemkab Jembrana jangan mencoba tutup mata. Apa tidak malu dengan kejadian yang di mata masyarakat sudah dianggap sebagai peristiwa luar biasa, tapi pemerintahnya menganggap hanya sebagai peristiwa biasa. Sudah berapa kali kasus seperti ini muncul, dan mana cara penyelesaiannya," sentilnya.
 
Mantan pelaku pariwisata yang akan maju ke DPRD Bali dari dapil Jembrana ini lalu meminta kepada Pemkab Jembrana agar melakukan evaluasi-evaluasi terhadap sistem pendidikan di Kabupetan Jembrana.
 
"Anak-anak ini adalah modal bangsa untuk bersaing dengan negara-negara lain di masa yang akan datang. Harus ada yang dibenahi, saya berkeyakinan, dengan pola pendidikan yang baik akan menghasilkan generasi yang hebat, dan ini merupakan tanggungjawab kita bersama," tegas Gus Eka.
 
Reporter : Agung Widodo
Editor      : Ray Wiranata