08
Oktober
2026
Kamis - :

Yowana Bali Siapkan Pemilihan Manggala Kabupaten/Kota dengan Aturan Baru

Redaktur
03/10/2026 pada Daerah
Rapat persiapan pemilihan Manggala Yowana kabupaten/kota se-Bali
Rapat persiapan pemilihan Manggala Pasikian Yowana Kabupaten/Kota se-Bali di Puspem Badung, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Badung – faktabali.com

Yowana Provinsi Bali mematangkan persiapan pemilihan Manggala Pasikian Yowana Kabupaten/Kota se-Bali dengan membahas mekanisme pemilihan, surat keputusan, serta kendala teknis di masing-masing wilayah. Rapat persiapan berlangsung di Ruang Gosana Lantai 3, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Rapat diikuti para ketua Yowana kabupaten/kota dan ketua Yowana kecamatan se-Bali. Pembahasan diarahkan pada kesiapan pelaksanaan pemilihan, termasuk penyesuaian terhadap aturan baru yang mulai digunakan dalam proses pemilihan kepengurusan Yowana di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan.

Ketua Yowana Provinsi Bali, Diana Putri, S.Ked., mengatakan rapat tersebut menjadi tahapan persiapan untuk memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan sesuai ketentuan. “Acara hari ini yowana provinsi bali menggelar persiapan pemilihan Yowana kabupaten/kota. Hati ini digelar teknis pemilihan, SK dan lain sebagainya dibahas termasuk kendala kendala dari setiap kabupaten,” kata Diana.

Menurut Diana, perubahan aturan menjadi salah satu hal penting yang dibahas dalam rapat. Jika sebelumnya mekanisme pemilihan mengacu pada ketentuan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, tahun ini proses tersebut menggunakan aturan yang berlaku di MDA kabupaten masing-masing.

“Konsen kita di agenda hari ini adalah bagaimana tata cara pemilihan dari setiap ketua ring kabupaten-kota dan juga di kecamatan masing-masing, karena saat ini di tahun ini ada peraturan baru di mana yang dulunya kami menggunakan pemilihan, menggunakan peraturan yang sesuai peraturan MDA Provinsi Bali dan tapi di tahun ini peraturannya baru yaitu menggunakan peraturan yang ada di MDA di kabupaten masing-masing,” jelasnya.

Diana berharap ketua Yowana yang terpilih nantinya mampu menjalankan kepemimpinan selama lima tahun sekaligus mendedikasikan diri terhadap adat, seni, dan budaya di wilayah masing-masing.

“Imbauan saya sebagai ketua di Provinsi, semoga ketua yang terpilih saat ini yang akan memimpin lima tahun ke depan, orang-orang yang memang benar-benar mau mendedikasikan diri terhadap adat seni dan budaya yang ada di kabupaten masing-masing, terutama di Provinsi Bali,” ujarnya.

Selain persiapan pemilihan, Diana menyampaikan pentingnya kesiapan pengurus baru untuk menjalankan pengabdian. Salah satu program Yowana Provinsi Bali yang telah berlangsung selama setahun ialah Yowana Meplesiran.

Program tersebut dilakukan dengan mengunjungi kabupaten dan kota di Bali. Dalam pelaksanaannya, Yowana memberikan literasi mengenai makna Catur Brata Penyepian serta mengunjungi sejumlah Sekaa Teruna Teruni (STT), termasuk kelompok yang berada di luar kawasan perkotaan.

Sementara itu, Penyarikan Agung MDA Provinsi Bali, dr. Dewa Nyoman Rai Asmara Putra, SH., MH., menilai Yowana memiliki peran dalam keberlanjutan kepemimpinan di lingkungan keluarga, desa adat, hingga MDA di Bali. Ia mengingatkan generasi muda yang nantinya menjadi pengurus agar tetap menghargai pengurus dan generasi sebelumnya.

“Nanti seandainya adik adik menjadi pengurus Yowana di kabupaten kota dan kecamatan, agar tidak lupa dengan yang menjabat sebelumnya. Karena kita tidak lepas dari masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang,” kata Dewa Nyoman Rai.

Ia menekankan bahwa orientasi terhadap masa depan perlu berjalan bersama penghargaan terhadap pengalaman generasi sebelumnya. “Oleh karenanya kita selalu melihat walaupun kita harus menatap masa depan, namun kita tidak boleh melupakan masa lalu,” ujarnya.

Dewa Nyoman Rai juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rapat koordinasi sebagai bagian dari persiapan Paruman Madya dan pembentukan prajuru Yowana kabupaten/kota serta kecamatan. “Saya berpesan agar pemargi paruman madya berjalan lancar dan rahayu,” ucapnya.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU