09
Oktober
2026
Jumat - :

Dies Natalis ke-39, PNB Perkuat Pendidikan Vokasi dan Peluang Kerja Internasional

Redaktur
09/10/2026 pada Pendidikan
Direktur Politeknik Negeri Bali dalam peringatan Dies Natalis ke-39 PNB.
Direktur Politeknik Negeri Bali, Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, menyampaikan arah pengembangan pendidikan vokasi dan peluang kerja internasional dalam peringatan Dies Natalis ke-39 PNB, 09 Oktober 2026.

Badung – faktabali.com 

Politeknik Negeri Bali (PNB) memperkuat pendidikan vokasi, penelitian terapan, kerja sama industri, dan peluang kerja internasional bagi lulusan dalam peringatan Dies Natalis ke-39 pada Jumat, 9 Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari arah pengembangan institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Direktur Politeknik Negeri Bali, Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, S.T., M.Sc., Ph.D., mengatakan PNB akan terus memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, terutama pendidikan vokasi dan penelitian terapan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Salah satu arah pengembangan institusi adalah menuju politeknik university, dengan memperluas pendidikan terapan hingga jenjang magister dan doktor terapan serta mendorong penelitian inovatif yang dapat dimanfaatkan secara langsung,” katanya.

Selain pengembangan pendidikan, PNB menargetkan peningkatan reputasi internasional melalui perluasan kerja sama dengan institusi luar negeri dalam bidang pembelajaran dan penelitian. Kolaborasi dengan dunia industri juga diperkuat untuk meningkatkan penyerapan lulusan sesuai kompetensi dan profesionalisme yang dibutuhkan pasar kerja.

Cipta Santosa menyebutkan, peluang kerja bagi lulusan PNB tidak hanya tersedia di dalam negeri, tetapi juga di berbagai negara. “Jadi banyak lulusan yang diminati untuk kerja di Jepang, banyak lulusan yang diminati untuk kerja di Eropa, Timur Tengah maupun China,” ucapnya.

Menurutnya, peluang tersebut perlu terus dikembangkan melalui kerja sama internasional, khususnya bagi lulusan program studi bidang pariwisata dan teknologi. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses lulusan terhadap pasar kerja global sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Di bidang keberlanjutan, PNB memperkuat konsep green tourism atau pariwisata hijau melalui tiga pilar, yakni green infrastructure, green business, dan green ethic. Pilar infrastruktur hijau mencakup pengembangan energi, konstruksi, dan penggunaan material ramah lingkungan. Sementara itu, bisnis hijau diarahkan pada penerapan efisiensi, termasuk melalui sistem kerja tanpa kertas atau paperless.

Adapun pilar green ethic menekankan perilaku ramah lingkungan yang berlandaskan nilai Tri Hita Karana, termasuk penerapan sopan santun dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk implementasi, PNB telah menetapkan green tourism dan green ethic sebagai dua mata kuliah wajib di seluruh program studi.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya PNB untuk mengembangkan diri sebagai pusat pembelajaran dan referensi pariwisata hijau. Pendekatan ini sekaligus mendorong mahasiswa memahami pentingnya keberlanjutan lingkungan dan etika dalam kehidupan profesional.

Memasuki usia ke-39, PNB menegaskan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, perubahan industri, dan dinamika kebutuhan tenaga kerja. Penguatan pendidikan vokasi, kolaborasi industri, penelitian terapan, serta kemitraan internasional menjadi agenda pengembangan institusi ke depan.

“PNB menargetkan agar pendidikan yang diselenggarakan tetap relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat dan dunia industri,” harapnya.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU