
Badung – faktabali.com
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung bersama Komunitas Nak Muda Berkarya menggelar program “Merdeka Tanpa Narkoba” sekaligus mengukuhkan Duta Bersinar (Bersih Narkoba) Kecamatan Kuta Utara. Kegiatan yang dikemas melalui pagelaran seni dan edukasi tersebut berlangsung di Mie Kober Dalung, Kuta Utara, Kamis 27 Agustus 2026, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Badung.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa dari SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 4 Kuta Utara. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kepala BNNK Badung AKBP Dewa Ketut Darma Aryawan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Badung, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim), serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Badung.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya di kalangan generasi muda. Pencegahan dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, tidak hanya pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga keluarga, sekolah, dunia usaha, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama AKBP Dewa Ketut Darma Aryawan mengukuhkan para Duta Bersinar Kecamatan Kuta Utara. Para duta tersebut diharapkan menjadi teladan sekaligus penggerak kampanye hidup sehat tanpa narkoba, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kita wajib melindungi mereka dari ancaman narkoba agar kelak tumbuh sehat, cerdas, dan bermanfaat. Mari bangun lingkungan yang peduli dan penuh kasih sayang agar anak-anak siap melangkah menuju masa depan gemilang,” ujar Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.
Rasniathi juga mengapresiasi pendekatan kreatif melalui teman sebaya yang digunakan dalam program tersebut. Ia berharap para Duta Bersinar dapat menjalankan perannya sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai bahaya narkoba.
Sementara itu, AKBP Dewa Ketut Darma Aryawan menilai generasi muda memiliki posisi strategis sebagai bagian dari pilar menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, edukasi mengenai bahaya narkoba perlu dilakukan sejak dini agar para remaja memiliki pemahaman yang kuat dan keberanian untuk menolak narkoba.
Melalui “Merdeka Tanpa Narkoba”, BNNK Badung dan Komunitas Nak Muda Berkarya juga menyediakan ruang bagi pelajar untuk menyampaikan kampanye positif melalui kegiatan seni. Program awal ini menyasar seluruh SMP Negeri di Kecamatan Kuta Utara.
Selain materi mengenai bahaya narkoba, para siswa mendapatkan edukasi keselamatan berkendara atau safety riding. Materi tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran pelajar terhadap keselamatan saat berada di jalan raya.(MFB)