22
Agustus
2026
Sabtu - :

SAR Evakuasi 173 Korban Kapal Terbakar di Selat Lombok

Redaktur
12/08/2026 pada Peristiwa
Tim SAR evakuasi korban kapal terbakar di Selat Lombok
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dan evakuasi korban kapal penumpang terbakar di perairan Selat Lombok, 12 Agustus 2026.

Lombok Barat – faktabali.com

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi setelah sebuah kapal penumpang terbakar di perairan Selat Lombok, Rabu 12 Agustus 2026 sekitar pukul 04.15 Wita. Hingga data sementara yang diterima di Posko SAR, sebanyak 173 orang telah berhasil dievakuasi, dengan 172 orang dinyatakan selamat dan satu orang meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan operasi pencarian dan penanganan korban masih berlangsung. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian guna memastikan tidak ada korban yang masih berada di perairan.

Dalam operasi tersebut, sejumlah alat utama dan sarana pendukung digunakan, antara lain KN SAR 220 Mataram, KN SAR Arjuna, helikopter SGi Air Bali, KMP Portlink II, KAL Lembar, kapal yacht No Comment dan Still Here, speedboat Polairud, serta Rigid Inflatable Boat (RIB) dan Rigid Buoyancy Boat (RBB).

Operasi melibatkan personel dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, SGi Air Bali dengan dukungan Finns Search and Rescue, TNI AL, Ditpolairud Polda NTB, Polres Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, awak KMP PortLink II, KMP Parama Kalyani, serta awak kapal yacht. Tim medis, masyarakat setempat dan sejumlah instansi terkait juga turut mendukung proses penanganan.

Hariyadi menyatakan seluruh unsur SAR masih berada dalam kondisi siaga penuh. Penanganan diarahkan untuk memastikan para penumpang dan kru kapal memperoleh pertolongan medis serta proses evakuasi secara cepat.

“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal. Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya korban lain yang mungkin belum dievakuasi. Kami juga berkoordinasi secara intensif dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses penanganan darurat ini,” ujar Muhamad Hariyadi dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, Kantor SAR Mataram akan memperbarui data korban secara berkala sesuai perkembangan pencarian dan evakuasi di lapangan. Hingga saat ini, operasi SAR masih terus dilaksanakan untuk memastikan seluruh korban telah ditemukan dan mendapat penanganan.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU