19
September
2026
Sabtu - :

Hari Ketiga, SAR Masih Cari Tiga Korban Speed Boat Mati Mesin di Manta Point

Redaktur
14/09/2026 pada Peristiwa
Tim SAR mencari tiga korban speed boat di Manta Point Nusa Penida
Tim SAR gabungan melakukan pencarian tiga korban speed boat di Perairan Manta Point, Nusa Penida, Senin, 14 September 2026.

Klungkung – faktabali.com

Operasi pencarian tiga orang yang dilaporkan hilang setelah speed boat mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida, Bali, memasuki hari ketiga pada Senin 14 September 2026. Tim SAR gabungan kembali mengerahkan kapal dan helikopter untuk menyisir area pencarian, namun ketiga korban belum ditemukan.

Pencarian dimulai pukul 08.00 Wita ketika KN SAR Arjuna 229 bertolak dari Pelabuhan Benoa menuju lokasi. Tim menyisir wilayah seluas sekitar 45,2 mil laut persegi dengan melibatkan 25 personel. Selama sekitar empat jam, kapal SAR mengitari perairan yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban, tetapi belum memperoleh hasil.

Upaya pencarian dilanjutkan melalui udara. Helikopter FINNS SGi Air Bali dikerahkan sekitar pukul 15.00 Wita dan melakukan pencarian selama kurang lebih satu setengah jam. Namun, penyisiran dari udara juga belum menemukan keberadaan ketiga korban.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR, I Wayan Juni Antara, mengatakan area pencarian telah ditentukan berdasarkan sejumlah perhitungan kondisi perairan. “Kami sudah ploting area pencarian dengan perhitungan arah dan kecepatan angin serta arus, sesuai dengan perhitungan, namun pencarian dengan kedua Alut yang bergerak belum memberikan hasil,” kata I Wayan Juni Antara.

Selain mengerahkan unsur SAR, pencarian juga mendapat dukungan dari belasan perahu kelompok nelayan. Koordinasi dengan VTS Benoa dilakukan pada pagi dan sore hari untuk mendukung upaya pencarian di perairan tersebut.

Tiga orang yang masih dalam pencarian masing-masing I Nyoman Budiana yang merupakan kapten, serta Keristino Sahreza Avendi Da dan Niko Demios Landena sebagai anak buah kapal (ABK).

Juni Antara menjelaskan, informasi awal yang diterima tim SAR menyebutkan hanya satu orang yang berada di dalam speed boat saat mengalami mati mesin pada Sabtu, 12 September 2026. Informasi tersebut kemudian diperbarui setelah pihak keluarga mengonfirmasi bahwa terdapat tiga orang di dalam speed boat tersebut.

“Laporan awal kami terima menyebutkan ada 1 orang yang masih berada dalam speed boat yang alami mati mesin pada hari Sabtu, 12 September 2026, dan dihari berikutnya pihak keluarga baru mengkonfirmasi ada 3 orang berada di sana,” ujar Juni Antara.

Dalam pencarian hari ketiga, kondisi cuaca dan laut turut menjadi kendala bagi tim di lapangan. Kecepatan angin dilaporkan mencapai sekitar 12 knot, sedangkan ketinggian gelombang laut berada pada kisaran 2 hingga 4 meter.

Operasi SAR direncanakan kembali dilanjutkan pada Selasa pagi. Pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, FINNS SGi Air Bali, Polairud Polda Bali, Lanal Denpasar, kelompok nelayan, serta keluarga korban.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU