20
September
2026
Minggu - :

Buka Bhakti Negara Cup I 2026, Adi Arnawa Bidik Tim Bayangan Porprov dan PON

Redaktur
04/09/2026 pada Olahraga
Bupati Adi Arnawa membuka Bhakti Negara Cup I 2026 di Badung
Bupati I Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Jumat, 4 September 2026.

Badung – faktabali.com

Bupati Badung yang juga Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali, I Wayan Adi Arnawa, membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Jumat 4 September 2026. Kejuaraan yang berlangsung hingga 8 September 2026 itu menjadi ajang evaluasi pembinaan sekaligus penjaringan atlet untuk menghadapi kompetisi tingkat lebih tinggi.

Kejuaraan bertajuk “Berjiwa Pendekar Sejati” tersebut diikuti 364 pesilat muda dari kontingen DPC PSPS Bhakti Negara seluruh kabupaten/kota di Bali. Para peserta berlaga pada kategori Remaja dan Dewasa dengan memperebutkan 41 medali emas, 41 perak, dan 82 perunggu.

Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh Adi Arnawa. Ia didampingi Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti serta Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bhakti Negara, Bagus Alit Sucipta. Hadir pula anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, sejumlah anggota DPRD Badung, perwakilan KONI Badung, Pengprov IPSI Bali, Camat Kuta Utara, dan Lurah Kerobokan.

Adi Arnawa mengatakan kejuaraan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk menentukan atlet yang meraih juara. Menurut dia, pertandingan juga menjadi sarana untuk mengukur hasil pembinaan dan pola latihan yang diterapkan di masing-masing DPC PSPS Bhakti Negara.

“Kejuaraan ini merupakan langkah taktis dalam ruang lingkup keolahragaan. Kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menjadikannya sebagai sarana evaluasi kualitatif terhadap pola latihan yang selama ini diterapkan di masing-masing DPC,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sportivitas, integritas, mematuhi regulasi, serta menghormati lawan selama bertanding. Sikap tersebut dinilai menjadi bagian penting dari pembentukan karakter atlet pencak silat.

Selain sebagai ajang evaluasi, Bhakti Negara Cup I 2026 diarahkan menjadi tahap persiapan untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar. Adi Arnawa menyebut kejuaraan tersebut dapat menjadi media untuk melihat komposisi atlet yang berpotensi masuk dalam tim bayangan Bali.

“Sportifitas berada pada tingkatan tertinggi dalam tata kelola event olahraga. Kejuaraan ini diproyeksikan sebagai media pra-conditioning atau pemanasan bagi atlet, sekaligus untuk membentuk tim bayangan guna menghadapi kejuaraan bereputasi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Buleleng maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT,” tegasnya.

Ketua DPC PSPS Bhakti Negara Kabupaten Badung, Ketut Artana, mengatakan kejuaraan disusun untuk menjaring atlet potensial dari nomor tanding maupun seni atau jurus. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan pesilat Bali agar mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Kejuaraan yang digelar selama lima hari ini sekaligus menjadi ruang bagi para pesilat muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding. Hasil kompetisi akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam melihat perkembangan pembinaan atlet pencak silat di Bali.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU