22
Agustus
2026
Sabtu - :

DAVEST III Darmasaba Kedepankan Edukasi dan Kepedulian Lingkungan

Redaktur
15/08/2026 pada Pariwisata
DAVEST III Darmasaba mengusung edukasi lingkungan
Pelaksanaan Darmasaba Village Festival (DAVEST) III di Desa Darmasaba, Badung, 14 Agustus 2026.

Badung – faktabali.com

Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, kembali menggelar Darmasaba Village Festival (DAVEST) III selama tiga hari, 14-16 Agustus 2026. Festival yang mengusung tema “Mula Wreddhi, Nawa Lestari” tersebut resmi dibuka pada Jumat 14 Agustus 2026 dengan konsep yang lebih menitikberatkan pada kepedulian dan edukasi lingkungan.

Perbekel Desa Darmasaba I. B. Surya Prabhawa Manuaba, S.H., M.H., NL.P., CPM., mengatakan pelaksanaan DAVEST III memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan dua penyelenggaraan sebelumnya. Salah satu perubahan utama terlihat dari konsep kegiatan yang semakin diarahkan pada isu lingkungan.

“Jadi perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya adalah konsep kita sekarang itu lebih kepada ramah lingkungan. Pola mindset-nya, kreativitas anak-anak dari STT itu menampilkan pesan-pesan betapa pentingnya kita harus menjaga lingkungan, merawat lingkungan, dan juga menyayangi lingkungan,” kata I. B. Surya Prabhawa Manuaba saat ditemui sebelum pembukaan.

Menurut dia, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Darmasaba menyampaikan edukasi lingkungan melalui kegiatan kemasyarakatan. Persoalan lingkungan dinilai membutuhkan perhatian bersama sehingga pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan dimasukkan dalam berbagai rangkaian festival.

“Karena itu, edukasi mengenai kepedulian lingkungan mulai diterapkan melalui berbagai kegiatan yang digelar di tingkat desa,” ucapnya.

Selain mengangkat isu lingkungan, pengelolaan DAVEST III juga mengalami peningkatan. Penataan lokasi, konsep pelibatan UMKM, serta rangkaian acara dipersiapkan dengan pengelolaan yang lebih profesional. Sejumlah kegiatan yang menjadi ciri khas festival tetap dipertahankan, seperti perlombaan, seni tradisional dan modern, serta berbagai pertunjukan.

Pemerintah Desa Darmasaba juga memberikan ruang kepada generasi muda untuk terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Konsep acara hingga pengajuan proposal melalui APBDes disiapkan oleh Karang Taruna Paramartha Dharma Desa Darmasaba.

“Kami di pemerintah desa sifatnya suport. Kami menyiapkan sarananya, menyiapkan anggarannya, tetapi kita minta mereka selalu bertanggung jawab, selalu jujur dalam masalah kegiatan, mandiri dalam penataan, kemudian berani bersikap, tidak lupa dan tidak boleh kehilangan rasa sederhananya,” ujar Surya Manuaba.

Dari sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat, sebanyak 34 UMKM lokal dilibatkan dalam DAVEST III. Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing banjar yang ditentukan melalui sistem undian. Produk yang ditawarkan beragam, mulai makanan, makanan ringan, kosmetik hingga fashion. Festival juga menyediakan layanan barber bagi pengunjung.

DAVEST III turut menghadirkan layanan masyarakat, antara lain edukasi pengelolaan sampah dari TPS3R Pudak Mesari Darmasaba, pelayanan administrasi desa seperti pengurusan KTP dan surat-menyurat, serta layanan kesehatan.

Keterlibatan masyarakat dalam festival juga mencakup berbagai kelompok usia. Anak-anak TK, siswa SD, orang dewasa hingga lansia mengikuti sejumlah kegiatan dan perlombaan.

“DAVEST itu kegiatannya mulai dari anak TK sampai lansia. Jadi bukan hanya milik anak muda yang pesta. Lansia mereka akan pentas, anak-anak TK sudah beraktivitas, anak-anak SD ikut lombanya, dewasa pun dan lansia ikut lomba juga. Jadi inilah pesta rakyat Darmasaba semuanya,” jelasnya.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU