18
September
2026
Jumat - :

Imigrasi Ngurah Rai Pastikan Layanan Keimigrasian Tetap Normal

Redaktur
06/09/2026 pada Daerah
Pelayanan keimigrasian di Bandara Ngurah Rai tetap normal
Pelayanan pemeriksaan keimigrasian di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap berjalan normal di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September 2026.

Badung – faktabali.com

Kantor Imigrasi Ngurah Rai memastikan pelayanan dan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, tetap berjalan normal, aman, dan kondusif hingga Minggu 6 September 2026. Kepastian tersebut disampaikan di tengah dampak kondisi kahar akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Provinsi Lampung yang berpengaruh terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan pemantauan hingga Minggu siang, pemeriksaan keimigrasian pada Terminal Kedatangan dan Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai masih berlangsung sebagaimana mestinya. Belum terdapat gangguan operasional yang secara langsung memengaruhi pelayanan pemeriksaan keimigrasian di bandara tersebut.

Meski layanan keimigrasian tetap berjalan normal, kondisi penerbangan terdampak oleh situasi kahar. Salah satunya penerbangan internasional Citilink QG500 dengan rute Denpasar (DPS)–Dili (DIL) yang membawa 94 penumpang. Penerbangan tersebut dibatalkan karena pesawat yang seharusnya digunakan tidak dapat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, akibat dampak erupsi.

Menindaklanjuti pembatalan tersebut, petugas Imigrasi Ngurah Rai melakukan penyesuaian data perlintasan terhadap 94 penumpang pada aplikasi perlintasan keimigrasian. Langkah itu dilakukan agar data administrasi keimigrasian sesuai dengan kondisi aktual penerbangan.

Selain itu, petugas memeriksa status izin tinggal seluruh penumpang yang terdampak pembatalan. Hingga laporan tersebut dibuat, tidak ditemukan penumpang yang mengalami overstay atau melampaui masa berlaku izin tinggal akibat pembatalan penerbangan.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Muhamad Novyandri, mengatakan pihaknya tetap mengutamakan kepastian pelayanan keimigrasian di tengah perubahan operasional penerbangan akibat kondisi kahar.

“Kami memahami situasi ini berpotensi menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan. Oleh karena itu, kami langsung melakukan penyesuaian, agar tidak ada penumpang yang dirugikan secara administratif akibat kondisi yang berada di luar kendali mereka,” ujarnya.

Imigrasi Ngurah Rai juga melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh penerbangan internasional, baik kedatangan maupun keberangkatan. Pemantauan mencakup potensi keterlambatan, pembatalan, hingga pengalihan penerbangan.

Berdasarkan konfirmasi terakhir dengan otoritas penerbangan, selain penerbangan Citilink QG500, operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai belum terdampak secara langsung oleh kondisi tersebut.

Pemantauan dan penyesuaian pelayanan itu merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Surat Nomor IMI.8-GR.09.06-045 tanggal 2 September 2026 tentang Optimalisasi Pemeriksaan Imigrasi dalam Kondisi Kahar.

Kantor Imigrasi Ngurah Rai menyatakan akan melanjutkan pemantauan secara berkelanjutan serta memastikan pemeriksaan keimigrasian tetap menjadi prioritas dengan mengedepankan keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum sesuai perkembangan kondisi penerbangan.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU