
Denpasar – faktabali.com
Kodam IX/Udayana bergerak cepat membantu penanganan kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Jalan Nakula Gang Jatayu, Banjar Margaya, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. Dalam penanganan tersebut, empat unit mobil pemadam kebakaran bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut dikerahkan untuk memperkuat proses pemadaman.
Kebakaran yang terjadi pada malam hingga dini hari itu berdampak terhadap puluhan kepala keluarga. Sejumlah tempat tinggal warga mengalami kerusakan setelah api melanda kawasan permukiman tersebut.
Setelah menerima laporan kejadian, Kodam IX/Udayana melalui jajaran kewilayahan langsung mengerahkan personel untuk membantu evakuasi warga dan proses pemadaman. Personel TNI bersama petugas pemadam kebakaran gabungan dari Denpasar dan Badung berupaya melokalisasi api serta melakukan penyisiran di sekitar permukiman untuk memastikan warga berada di lokasi aman.
Kondisi di lokasi yang dipenuhi asap tebal dan kobaran api tidak menghalangi personel TNI untuk membantu proses penanganan. Prajurit turut masuk ke area terdampak guna membantu warga dan memastikan tidak ada masyarakat yang masih berada di dalam kawasan permukiman.
Kebakaran menghanguskan deretan bedeng semi permanen yang sebagian besar terbuat dari tripleks. Sejumlah bedeng lainnya dan sebuah gudang yang digunakan untuk menampung barang-barang rongsokan juga terdampak. Material bangunan yang mudah terbakar menyebabkan api cepat membesar sehingga penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah penyebaran ke bangunan di sekitar lokasi.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan aparat kewilayahan setelah memperoleh informasi mengenai kebakaran tersebut.
“Kodam IX/Udayana merespons cepat kejadian kebakaran ini dengan mengerahkan personel jajaran kewilayahan, termasuk Kodim 1611/Badung. Prajurit bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait lainnya langsung membantu mengevakuasi warga serta melakukan upaya pemadaman dan pelokalisasian api agar tidak semakin meluas,” ujar Kapendam. Dalam keterangan tertulis, Kamis 3 September 2026.
Selain mengerahkan personel, Kodam IX/Udayana menurunkan empat unit mobil Damkar bantuan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Armada tersebut digunakan untuk memperkuat kemampuan pemadaman dan mendukung pemerintah daerah dalam menangani kebakaran.
“Kodam IX/Udayana juga mengerahkan empat unit mobil Damkar bantuan Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Armada ini membantu memperkuat pemerintah daerah dalam menangani bencana kebakaran, sehingga respons di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” jelasnya.
Amrizal menambahkan, dukungan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, dan unsur terkait dalam menghadapi bencana. “Bantuan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan sinergi antara Kodam IX/Udayana dengan pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kekuatan yang ada dapat bergerak cepat, bersatu, dan memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang terdampak,” tegas Kolonel Inf Amrizal Nasution.
Kodam IX/Udayana menyatakan akan terus memperkuat kesiapsiagaan aparat kewilayahan serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk mendukung penanganan keadaan darurat dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.(Mfb)