22
Agustus
2026
Sabtu - :

Bandara Ngurah Rai Siapkan Jembatan Transfer Antar Terminal

Redaktur
16/08/2026 pada Daerah
Jembatan transfer antar terminal Bandara Ngurah Rai Bali
Fasilitas Jembatan Penghubung Transfer Terminal Internasional-Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali disiapkan untuk mendukung perpindahan penumpang antarterminal.

Badung – faktabali.com

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menyiapkan Jembatan Penghubung Transfer Terminal Internasional-Domestik yang ditargetkan mulai beroperasi pada 17 Agustus 2026. Fasilitas tersebut dirancang untuk mempercepat dan mempermudah perpindahan penumpang dari terminal internasional ke domestik maupun sebaliknya.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) menghadirkan fasilitas itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna jasa di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kehadiran jembatan penghubung diharapkan membuat proses transfer antarterminal lebih terintegrasi.

“Dengan bangga kami menghadirkan fasilitas terbaru di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, yang tentunya akan semakin meningkatkan kualitas layanan serta pengalaman pelanggan. Jembatan Penghubung Transfer Terminal Internasional-Domestik ini kami proyeksikan beroperasi pada 17 Agustus esok, serta menjadi kado persembahan bagi seluruh pengguna jasa bandara dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia,” ujar General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, dalam keterangan tertulis, Minggu 16 Agustus 2026.

Menurut Nugroho, pada tahap awal fasilitas tersebut baru dapat digunakan penumpang transfer dari sejumlah maskapai tertentu. Cakupan maskapai yang dapat memanfaatkan fasilitas itu ditargetkan terus bertambah hingga nantinya dapat melayani seluruh penumpang transfer.

“Di tahap awal ini, fasilitas ini dapat diakses oleh penumpang transfer beberapa maskapai tertentu, yang ke depannya ditargetkan akan terus bertambah sehingga akan dapat melayani seluruh penumpang transfer. Kami berharap fasilitas ini akan semakin menghadirkan seamless journey, utamanya bagi penumpang transfer untuk rute internasional ke domestik dan sebaliknya,” lanjut Nugroho Jati.

Sebelum fasilitas tersebut tersedia, perpindahan penumpang domestik dan internasional masih mengikuti alur terminal yang ada dan belum terhubung secara langsung. Kondisi itu membuat proses transfer membutuhkan waktu relatif lebih panjang.

Rata-rata proses transfer dari terminal kedatangan internasional menuju keberangkatan domestik membutuhkan sekitar 90 menit untuk penumpang dan 150 menit untuk bagasi. Sementara itu, transfer dari kedatangan domestik menuju keberangkatan internasional rata-rata memerlukan 70 menit untuk penumpang dan 120 menit untuk bagasi.

“Melalui jembatan penghubung ini, diproyeksikan akan memangkas durasi waktu proses menjadi lebih efisien berkat infrastruktur yang terkoneksi, serta atas dukungan dari maskapai penerbangan, ground handling, Imigrasi, Bea Cukai, dan Karantina. Waktu proses transfer untuk penumpang antar terminal diproyeksikan menjadi kurang lebih 15 menit, serta 45 menit untuk proses bagasi,” kata Nugroho.

Fasilitas tersebut juga memungkinkan penumpang menjalani proses transfer tanpa perlu keluar terminal, melakukan check-in ulang, ataupun berpindah antarterminal sambil membawa bagasi. Dengan demikian, waktu perjalanan antarterminal diharapkan menjadi lebih singkat dan praktis.

“Di tengah proses finalisasi tahap akhir ini, kami berupaya untuk seluruh proses akan selesai tepat waktu, sehingga dapat menjadi kado manis persembahan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dalam momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” pungkas Nugroho Jati.

Saat ini, pengelola bandara masih menyelesaikan infrastruktur fisik dan interior jembatan, penyesuaian papan informasi atau signage, pemenuhan regulasi serta dokumen, dan koordinasi akhir dengan berbagai pihak terkait.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU