09
Oktober
2026
Jumat - :

Pemkab Badung Targetkan 100 Persen Pemilahan Sampah pada Desember 2026

Redaktur
09/10/2026 pada Daerah
Bupati Badung Adi Arnawa dan Rasniathi Adi Arnawa dalam sosialisasi pemilahan sampah di Badung.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua PSBS Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, 09 Oktober 2026.

Badung – faktabali.com 

Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menargetkan seluruh rumah tangga menerapkan pemilahan sampah hingga mencapai 100 persen pada Desember 2026. Upaya tersebut diperkuat melalui Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) bertajuk “Akselerasi Badung Menuju Mandiri Badung” yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Jumat 9 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Rahina Tumpek Wayang.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyatakan optimistis target tersebut dapat tercapai melalui peningkatan partisipasi masyarakat dan optimalisasi fasilitas pengolahan sampah, seperti Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) serta Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Badung.

“Saya berharap melalui sosialisasi ini, semakin banyak masyarakat memahami PSBS. Penerapan pemilahan harus dimulai dari rumah tangga masing-masing. Anak-anak sekolah yang hadir pun secara teori sudah banyak paham dan bahkan sudah melaksanakan. Momentum ini akan mendongkrak persentase partisipasi krama agar target 100 persen pemilahan sampah rumah tangga di tahun 2026 bisa tercapai,” ujar I Wayan Adi Arnawa.

Menurut Adi Arnawa, keterlibatan pelajar sekolah dasar dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk menanamkan budaya hidup bersih sejak dini. Ia juga meminta desa adat, kelurahan, dan perbekel memperkuat aturan di wilayah masing-masing guna mendukung pelaksanaan PSBS secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua PSBS Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai jenis sampah agar penanganannya sesuai dengan karakteristik masing-masing.

Ia mengajak masyarakat menghidupkan Gerakan Sadar Sampah dari Rumah melalui pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, kebiasaan menghabiskan makanan, serta pemilahan sampah organik, bahan yang dapat didaur ulang, dan residu.

“Saya mengajak masyarakat menggalakkan Gerakan Sadar Sampah melalui tiga pilar utama. Pertama, pembatasan dengan menyetop plastik sekali pakai dan selalu membawa tumbler serta wadah belanja ramah lingkungan. Kedua, habiskan makanan untuk mencegah timbulan food waste. Ketiga, pilah dari sumber agar tidak mencampur sampah demi mencegah beban berlebih di TPA,” ucap Rasniathi Adi Arnawa.

Melalui gerakan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengurangi timbulan sampah sejak dari rumah sekaligus menekan beban tempat pemrosesan akhir (TPA). Pemilahan berdasarkan jenis juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas pengolahan sampah.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara Ni Nyoman Santi, Sekretaris Daerah Badung IB. Surya Suamba, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Majelis Desa Adat, camat, perbekel, lurah, bendesa adat, pengelola TPS3R, pengurus bank sampah, serta kepala sekolah se-Kabupaten Badung.

Pemkab Badung berharap penguatan edukasi, peran pemerintah desa dan desa adat, serta keterlibatan masyarakat dapat mempercepat penerapan pemilahan sampah dari sumbernya sehingga target 100 persen pada Desember 2026 dapat terwujud.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU