19
September
2026
Sabtu - :

WHDI Badung Gelar Aksi Sosial di Pura Taman Mumbul

Redaktur
11/09/2026 pada Daerah
Ketua WHDI Badung Yunita Alit Sucipta di Pura Taman Mumbul
Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta saat mengikuti aksi sosial di Kawasan Suci Pura Taman Mumbul, Desa Adat Sangeh, Jumat, 11 September 2026.

Badung – faktabali.com

Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung bersama pengurus WHDI Kecamatan Abiansemal menggelar aksi sosial dan persembahyangan bersama di Kawasan Suci Pura Taman Mumbul, Desa Adat Sangeh, Badung, Jumat 11 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Rahina Tilem Ketiga sekaligus menjadi sarana penerapan nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dihadiri Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta. Hadir pula Bendesa Adat Sangeh I Gusti Agung Bagus Adi Wiputra dan Perbekel Sangeh I Made Werdiana.

Yunita mengatakan kegiatan sosial tersebut tidak hanya diarahkan pada kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi media edukasi bagi umat Hindu untuk menerapkan nilai-nilai Tri Hita Karana secara nyata.

“Kami pengurus WHDI Kabupaten Badung bersama dengan pengurus WHDI Kecamatan Abiansemal pada hari ini, Rahina Tilem Ketiga, melaksanakan aksi sosial dan persembahyangan bersama di Pura Taman Mumbul, Desa Adat Sangeh. Tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana kami menerapkan dan mengajarkan bahwa ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari,” kata Yunita Alit Sucipta.

Sejumlah kegiatan dilakukan sebagai bentuk implementasi filosofi yang menekankan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Jajaran WHDI melakukan penaburan benih ikan serta penanaman pohon sebagai wujud Werti Pratiwi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama dan mereresik atau membersihkan lingkungan kawasan pura. WHDI juga menyerahkan paket sembako kepada para pemangku dan pengelola Pura Taman Mumbul.

Menurut Yunita, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Aksi sosial yang dilakukan di kawasan suci juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan memperkuat nilai spiritual.

“Berkaitan dengan hal ini, para pengurus WHDI Jagat Badung melaksanakan Tri Hita Karana di tempat ini. Semoga ini menjadi wujud bakti kita bersama kepada Ida Sesuhunan, semoga kita semua diberikan kerahayuan, kerahajengan, serta Jagat Badung diberikan kedamaian, kebersamaan, dan kemakmuran,” kata Yunita.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antar-pengurus WHDI. Selain menjalankan kegiatan sosial dan keagamaan, keterlibatan perempuan Hindu diharapkan terus berperan dalam menjaga dan melestarikan seni, adat, budaya, tradisi, serta agama Hindu di Bali.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU