23
Oktober
2026
Jumat - :

Gubernur Koster Tinjau Depo Pesanggaran, Percepat Distribusi BBM di Bali

Redaktur
15/10/2026 pada Daerah
Gubernur Wayan Koster meninjau distribusi BBM di Depo Pertamina Pesanggaran, Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster meninjau Depo Pertamina Pesanggaran, Denpasar Selatan, untuk memastikan percepatan distribusi BBM, 15 Oktober 2026.

Denpasar – faktabali.com

Gubernur Bali Wayan Koster kembali meninjau Depo Pertamina Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kamis 15 Oktober 2026, untuk memastikan percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini dilakukan untuk mengatasi antrean kendaraan dan menjaga kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Koster bertemu dengan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra guna mengevaluasi ketersediaan stok, kelancaran penyaluran dari depo, serta upaya mengurangi antrean di SPBU. Koster meminta distribusi dioptimalkan, tidak hanya di Denpasar dan Badung, tetapi juga di Tabanan, Gianyar, dan wilayah lainnya.

Pemerintah Provinsi Bali juga berkoordinasi dengan Polda Bali untuk membantu pengawalan truk tangki dari depo menuju SPBU. “Saya juga minta bantuan Polda Bali untuk mengawal pergerakan truk tangki agar lebih cepat,” ujar Koster.

Koster menyatakan penanganan antrean perlu terus dievaluasi, termasuk melalui uji coba pelayanan BBM menggunakan wadah berkapasitas tertentu. Apabila antrean belum berkurang secara signifikan, pemerintah bersama Pertamina akan mempertimbangkan langkah tambahan, termasuk pengaturan pembelian BBM. Namun, opsi tersebut belum ditetapkan sebagai kebijakan.

“Proses distribusi dan penguraian antrean menjadi fokus kita karena stok relatif aman,” tegasnya.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menjelaskan, kendala proses sandar kapal pada 11 Oktober 2026 sempat memengaruhi kelancaran pasokan. Pertamina kini menambah stok dan mempercepat pengiriman ke SPBU. Meski kondisi stok mulai membaik secara bertahap, beberapa SPBU masih mengalami kekosongan.

“Kami optimistis mendekati situasi normal,” ujarnya.

Pertamina menjadwalkan kedatangan tambahan sekitar empat juta liter BBM di Depo Pesanggaran pada Kamis sore hingga malam. Sementara itu, stok di Depo Manggis tercatat sekitar 6,3 juta liter. Pasokan dari depo tersebut juga dipindahkan ke Pesanggaran untuk mendukung distribusi, dengan proyeksi stok di Pesanggaran mencapai sekitar lima juta liter.

Tambahan pasokan berikutnya berupa 16 juta liter Pertalite dijadwalkan tiba pada Jumat (16/10/2026), disusul 32 juta liter pada Sabtu (17/10/2026). Kapal pengangkut pasokan pertama dilaporkan masih berada di perairan Madura.

Dari sisi operasional, Pertamina menambah delapan mobil tangki sehingga total 40 armada dikerahkan untuk melayani 92 SPBU di Denpasar dan Badung. Pertamina juga menguji skema pelayanan menggunakan wadah berkapasitas empat liter untuk sepeda motor dan 20 liter untuk mobil di tiga SPBU. Efektivitas dan aspek keselamatan skema tersebut akan dievaluasi sebelum diperluas.

Setelah meninjau depo, Koster bersama jajaran Pertamina melanjutkan pemantauan ke SPBU di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan. Ia menyapa warga yang mengantre sejak pagi dan meminta mereka bersabar sembari memastikan upaya percepatan distribusi terus berjalan.

“Sabar ya, sabar. Stok kita sudah makin banyak,” ujar Koster kepada salah seorang warga.

Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina dan kepolisian terus mengupayakan pemulihan distribusi agar pelayanan BBM di SPBU kembali lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.(MFB)

Disalin
Copyright © 2026 Fakta Bali
MENU